15 Jan Website Resmi UIN SMH Banten
Polisi mengamankan 4 pelaku pengelola situs judi gacor 200 online (judol) di Pangandaran. Dua dari keempat tersangka merupakan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Akan tetapi, uang ini tidak tahan lama karena selain untuk membayar cicilan pinjol, dia juga butuh modal untuk tetap beraksi di berbagai situs judi. Jika umumnya pekerja di belakang situs judi daring tidak bermain dan bisa berhenti sepenuhnya, lain cerita dengan Oni (28). Oni tidak hanya bekerja di situs judi daring, tetapi sekaligus bermain, bahkan membuatnya sempat terjerat pinjaman daring.
- Kapolres mengungkapkan, dua pelaku yang masih di bawah umur belajar secara otodidak untuk membuat situs tersebut.
- Latar belakang mereka dari tukang warteg, anak SMA, hingga penjaga warnet.
- Kebutuhan penting lain untuk bisnis judi daring, seperti rekening, juga harus disiapkan.
- Ini karena kita enggak mungkin pakai nama sendiri dong rekeningnya,” kata Dennis.
Grup bertobat
Agar tidak terlena, dia berusaha menahan godaan dengan tidak mengisi saldo rekening atau dompet digital. Tidak hanya bagi pemain, tetapi juga bagi para bandar atau mereka yang berada di balik situs-situs judi daring. Mereka memilih meninggalkan keuntungan berkali-kali lipat, yang akan terus masuk walaupun ditinggal tidur. Seiring dengan kemajuan teknologi dan penetrasi internet yang semakin masif, judi online telah menjadi sebuah tren negatif yang tidak dapat dihindari masyarakat. Tindakan promosi dan fasilitasi konten judi online saat ini menjadi salah satu modus penyebaran konten ilegal ini. Oleh karena itu pemerintah melalui Kominfo diharapkan berperan dalam melakukan pemberantasan pada konten terlarang ini.
MENJADI TUAN RUMAH TES BAHASA ARAB INTERNASIONAL, UIN BANTEN SUKSES GELAR IKHTIBAR HAMZAH
Ia mengatakan dua admin slot bertugas membagikan situs dan melakukan promosi melalui media sosial. “Modusnya komentar di akun-akun medsos,” katanya. Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto mengatakan, Empat tersangka yang ditahan itu diantaranya ABH 1, 17 tahun, ABH 2, 16 tahun, AAN (22) dan ES (23). Andang mengaku beruntung punya istri yang masih mendukungnya untuk berubah sehingga tidak mau ia sia-siakan.
“Jadi, untuk menimbulkan efek jera, dikembalikan ke sistem peradilan pidananya,” kata Harli. Damar mengaku belum separah para pejudi daring lain. Meski demikian, Damar mengaku belum sepenuhnya berhenti. Dia masih sesekali membuka situs judi online Senju333.
- Kondisi candu itu membuat Andang sempat ke psikiater.
- Bayaran Rp 10 juta setiap bulan ia terima dari teman yang merekrutnya itu.
- Efeknya juga tidak terlihat kan seperti narkoba,” katanya.
- Siapa tahu, setelah hancur lebur begini, bandar mau berbaik hati dan bisa membuatnya sedikit bisa ”bernapas”.
- Meski demikian, seperti Dennis, menurut Hafid, dia tidak pernah ikut bermain.
- Pemain online seringkali menggunakan trik dan strategi tertentu untuk memaksimalkan keuntungan.
Bila penegakan hukum hanya untuk memberikan efek jera kepada pemain, hal tersebut tentu tidak sesuai dengan tujuan pemberantasan judi online. Sebab, jika dikaji secara viktimologi, judi dikualifikasikan sebagai victimless crime atau kejahatan tanpa korban karena yang menjadi pelaku dan korbannya adalah orang yang sama. Hingga kini, tidak banyak bandar judi online yang bisa diseret ke pengadilan untuk dijatuhi hukuman pidana. Berdasarkan data Direktori Putusan Mahkamah Agung, satu perkara pernah diputus di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Pengadilan menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 1 tahun kurungan kepada Apin BK alias Jonni pada 21 Agustus 2023. Pria itu dinyatakan terbukti mengendalikan praktik perjudian online.
Dalam proses hijrah itu, Dennis mengaku benar-benar mulai dari nol. Semua hal, termasuk uang dari hasil judi daring, ia tanggalkan. Sebelum menjadi seperti sekarang, ia sempat berjualan kaus kaki hingga jadi kurir ekspedisi. Citra ustaz yang kini fokus berdakwah soal buruknya perjudian melekat pada sosok Dennis. Itu membuatnya kerap dicolek dan diancam ”rekan lama”.
No Comments